pikiran pertama tentang orang hamil,,,pasti susah, sakit, panas, gak nyaman, berat..and banyak lainnya...tapi bisakah kita mengubah itu semua........????????????
(ada yang mau comment...)
disini mau berbagi ilmu tentang keluhan nyeri punggung pada ibu hamil...yang biasa terjadi pada trimester III kehamilan.. Nyeri pada punggung selama kehamilan bervariasi antara 35 – 60 %. Diantara semua wanita ini, 47 – 60 % melaporkan bahwa nyeri punggung terjadi pada kehamilan 5 – 7 bulan. Selain itu dilaporkan juga bahwa nyeri punggung ini bertambah parah di sore hari...(ngapa kog sore...al’y ibunya dah kecapekan seharian beraktivitas..).
Nyeri punggung pada wanita hamil berkaitan dengan peningkatan berat badan akibat pembesaran rahim dan peregangan dari otot penunjang karena Selama masa kehamilan, tubuh seorang wanita akan mengalami banyak perubahan. Sebab itu, sikap tubuh wanita yang sedang hamil pun akan berubah, terutama karena terjadinya perubahan pada pusat gaya berat. Untuk mengimbangi perubahan tersebut, otot-otot tulang belakang akan memendek dan punggung bagian bawah akan lebih melengkung. untuk itu seorang ibu hamil dianjurkan untuk tidak memakai sepatu hak tinggi. Jika Anda mengenakan sepatu bertumit tinggi, pusat gaya berat yang tadinya sudah berubah karena perut yang membesar, akan berubah lagi. Hal itu tentunya lebih menambah kesulitan pada punggung dan otot tulang belakang untuk beradaptasi dengan perubahan-perubahana hormon relaksan (hormon yang membuat otot relaksasi atau lemas. (huff akhirnya keluar juga ilmu anatomi and fiskesnya...he...)
nah mungkin juga Wanita mengalami peningkatan nyeri di awal kehamilan dan menurun setelah usia kehamilan mencapai 24 minggu. Bagi wanita yang memang mengalami nyeri punggung sebelumnya, mungkin akan merasakan makin meningkat intesitas gangguan sampai pelahiran. Nyeri yang terjadi hanya di malam hari dan tidak terkait dengan perubahan posisi mungkin disebabkan peningkatan volume darah dan tekanan pada pembuluh vena besar dalam posisi telentang.
selain itu Meskipun musculoskeletal merupakan penyebab sakit punggung, ada hal lain yang dapat menyebabkan gangguan ini. Salah satu di antaranya infeksi ginjal. Infeksi ini mulanya karena si ibu mengalami infeksi saluran kencing..
kog bisa...??
Infeksi saluran kencing pada wanita hamil umumnya terjadi karena perut yang membesar menekan ureter (saluran yang mengalirkan air kencing dari ginjal ke kandung kemih) sehingga mengembang.
Perubahan hormon (karena kehamilan) dapat memengaruhi perubahan ureter. Keadaan ini dapat menimbulkan infeksi karena bakteri pada kandung kemih lebih mudah masuk ureter dan ginjal. Akibatnya, terjadi infeksi ginjal.
Infeksi pada sistem kencing selama masa hamil menimbulkan rasa sakit dan panas pada waktu Anda kencing ataupun sesudahnya. Anda juga acap ingin kencing dan keinginan ini selalu sangat mendesak.
Jika ginjal juga sudah mengalami infeksi, gejalanya kerap diiringi demam dan sakit punggung bagian atas. Hal ini dapat Anda ketahui jika pada bagian tersebut Anda tepuk akan terasa sangat sakit.
Infeksi ginjal dapat menyebabkan masalah kehamilan yang serius, bahkan ada kemungkinan menyebabkan persalinan prematur (lebih dini). Sebab itu, wanita hamil yang mengalami gejala semacam ini sebaiknya menjelaskan pada dokter yang merawatnya. Terutama jika keadaannya disertai gejala-gejala infeksi saluran kencing lainnya.
ini die cara – cara mengurangi Nyeri punggung pada saat hamil,,yang di dapat dari berbagai sumber...
- Pakailah sepatu berhak rendah (tapi tidak datar)
- Hindari mengangkat benda berat
- Lakukan posisi berjongkok ketika mengambil barang yang terjatuh dibandingkan dengan posisi membungkuk
- Jangan berdiri terlalu lama, bila harus berdiri dalam waktu lama maka letakkan salah satu kaki di atas kotak kecil di bawah
- Duduk di kursi yang memiliki penahan punggung yang baik, atau tempatkan bantal kecil dibelakang punggung dan letakkan kaki diatas kotak kecil di bawah
- Tidur pada sisi kiri atau kanan dengan menggunakan guling diantara kedua tungkai untuk penahan
- Berikan sebotol air panas dan usapkan atau mandi dengan air panas atau dipijat
- Lakukan olahraga untuk memperkuat otot punggung
- Berdiri dalam posisi yang benar. Berdiri tegak akan meredakan peregangan punggung
- Hubungi tenaga kesehatan apabila mengalami nyeri punggung bagian bawah yang menjalar ke perut dan tidak membaik dengan perubahan posisi atau istirahat selama 1 jam.
- Hindari tidur dalam posisi telentang.
- Perhatikan posisi dan postur tubuh yang sesuai dengan anatomi tubuh, misal posisi duduk dengan tegak bukan membungkuk, dan gunakan bra yang dapat menyangga payudara.
- Terapkan mekanik tubuh yang baik, seperti posisi mengangkat menggunakan lengan bukan punggung, mendistribusikan berat badan ke kedua kaki, serta hindari membungkuk ketika bergerak memutar.
- Pada trimester akhir, kurangi aktivitas mengangkat barang berat
- Tidur dengan matras atau tempat tidur yang permukaannya datar dan menggunakan bantal dini
· Topang kaki atas dan perut dengan bantal saat tidur.
· Untuk bangkit dari posisi tidur, berbaring miring, tekuk sendi paha dan lutut, gunakan kedua tangan untuk mendorong tubuh bangun.
· Lakukan olahraga yang diperbolehkan, seperti senam hamil di kelas pranatal, yoga, berenang, dan relaksasi, atau berjongkok dengan punggung bersandar ke dinding.
· Gunakan kursi yang dapat menopang tulang belakang dengan bantalan punggung.
· Jika posisi berdiri lama tidak dapat dihindari, memindahkan berat tubuh secara bergantian dari satu kaki ke kaki lainnya, dengan hak alas kaki rendah untuk mengurangi tegangan di punggung bawah.
· Masase di area bokong dapat membantu mengurangi nyeri.
· Jika nyeri tidak hilang dengan istirahat, atau dengan tindakan-tindakan di atas, atau tidak dipengaruhi perubahan gerakan atau posisi, segera kunjungi dokter untuk mengetahui apakah anda menderita suatu penyakit, seperti penyakit saluran cerna, jantung dan pembuluh darah, atau gangguan saraf.
· Asupan kalsium dan magnesium dalam jumlah yang cukup dapat meredakan kram atau ketegangan otot.
yuppzz...untuk para ibu hamil,,boleh diterapkan...tau para suami juga bisa kasih perhatian sama istrinya...serta dengan para cabid2 di seluruh institusi boleh,,,di jadikan rujukan pembelajaran
thankksss
(ada yang mau comment...)
disini mau berbagi ilmu tentang keluhan nyeri punggung pada ibu hamil...yang biasa terjadi pada trimester III kehamilan.. Nyeri pada punggung selama kehamilan bervariasi antara 35 – 60 %. Diantara semua wanita ini, 47 – 60 % melaporkan bahwa nyeri punggung terjadi pada kehamilan 5 – 7 bulan. Selain itu dilaporkan juga bahwa nyeri punggung ini bertambah parah di sore hari...(ngapa kog sore...al’y ibunya dah kecapekan seharian beraktivitas..).
Nyeri punggung pada wanita hamil berkaitan dengan peningkatan berat badan akibat pembesaran rahim dan peregangan dari otot penunjang karena Selama masa kehamilan, tubuh seorang wanita akan mengalami banyak perubahan. Sebab itu, sikap tubuh wanita yang sedang hamil pun akan berubah, terutama karena terjadinya perubahan pada pusat gaya berat. Untuk mengimbangi perubahan tersebut, otot-otot tulang belakang akan memendek dan punggung bagian bawah akan lebih melengkung. untuk itu seorang ibu hamil dianjurkan untuk tidak memakai sepatu hak tinggi. Jika Anda mengenakan sepatu bertumit tinggi, pusat gaya berat yang tadinya sudah berubah karena perut yang membesar, akan berubah lagi. Hal itu tentunya lebih menambah kesulitan pada punggung dan otot tulang belakang untuk beradaptasi dengan perubahan-perubahana hormon relaksan (hormon yang membuat otot relaksasi atau lemas. (huff akhirnya keluar juga ilmu anatomi and fiskesnya...he...)
nah mungkin juga Wanita mengalami peningkatan nyeri di awal kehamilan dan menurun setelah usia kehamilan mencapai 24 minggu. Bagi wanita yang memang mengalami nyeri punggung sebelumnya, mungkin akan merasakan makin meningkat intesitas gangguan sampai pelahiran. Nyeri yang terjadi hanya di malam hari dan tidak terkait dengan perubahan posisi mungkin disebabkan peningkatan volume darah dan tekanan pada pembuluh vena besar dalam posisi telentang.
selain itu Meskipun musculoskeletal merupakan penyebab sakit punggung, ada hal lain yang dapat menyebabkan gangguan ini. Salah satu di antaranya infeksi ginjal. Infeksi ini mulanya karena si ibu mengalami infeksi saluran kencing..
kog bisa...??
Infeksi saluran kencing pada wanita hamil umumnya terjadi karena perut yang membesar menekan ureter (saluran yang mengalirkan air kencing dari ginjal ke kandung kemih) sehingga mengembang.
Perubahan hormon (karena kehamilan) dapat memengaruhi perubahan ureter. Keadaan ini dapat menimbulkan infeksi karena bakteri pada kandung kemih lebih mudah masuk ureter dan ginjal. Akibatnya, terjadi infeksi ginjal.
Infeksi pada sistem kencing selama masa hamil menimbulkan rasa sakit dan panas pada waktu Anda kencing ataupun sesudahnya. Anda juga acap ingin kencing dan keinginan ini selalu sangat mendesak.
Jika ginjal juga sudah mengalami infeksi, gejalanya kerap diiringi demam dan sakit punggung bagian atas. Hal ini dapat Anda ketahui jika pada bagian tersebut Anda tepuk akan terasa sangat sakit.
Infeksi ginjal dapat menyebabkan masalah kehamilan yang serius, bahkan ada kemungkinan menyebabkan persalinan prematur (lebih dini). Sebab itu, wanita hamil yang mengalami gejala semacam ini sebaiknya menjelaskan pada dokter yang merawatnya. Terutama jika keadaannya disertai gejala-gejala infeksi saluran kencing lainnya.
ini die cara – cara mengurangi Nyeri punggung pada saat hamil,,yang di dapat dari berbagai sumber...
- Pakailah sepatu berhak rendah (tapi tidak datar)
- Hindari mengangkat benda berat
- Lakukan posisi berjongkok ketika mengambil barang yang terjatuh dibandingkan dengan posisi membungkuk
- Jangan berdiri terlalu lama, bila harus berdiri dalam waktu lama maka letakkan salah satu kaki di atas kotak kecil di bawah
- Duduk di kursi yang memiliki penahan punggung yang baik, atau tempatkan bantal kecil dibelakang punggung dan letakkan kaki diatas kotak kecil di bawah
- Tidur pada sisi kiri atau kanan dengan menggunakan guling diantara kedua tungkai untuk penahan
- Berikan sebotol air panas dan usapkan atau mandi dengan air panas atau dipijat
- Lakukan olahraga untuk memperkuat otot punggung
- Berdiri dalam posisi yang benar. Berdiri tegak akan meredakan peregangan punggung
- Hubungi tenaga kesehatan apabila mengalami nyeri punggung bagian bawah yang menjalar ke perut dan tidak membaik dengan perubahan posisi atau istirahat selama 1 jam.
- Hindari tidur dalam posisi telentang.
- Perhatikan posisi dan postur tubuh yang sesuai dengan anatomi tubuh, misal posisi duduk dengan tegak bukan membungkuk, dan gunakan bra yang dapat menyangga payudara.
- Terapkan mekanik tubuh yang baik, seperti posisi mengangkat menggunakan lengan bukan punggung, mendistribusikan berat badan ke kedua kaki, serta hindari membungkuk ketika bergerak memutar.
- Pada trimester akhir, kurangi aktivitas mengangkat barang berat
- Tidur dengan matras atau tempat tidur yang permukaannya datar dan menggunakan bantal dini
- · Topang kaki atas dan perut dengan bantal saat tidur.
- · Untuk bangkit dari posisi tidur, berbaring miring, tekuk sendi paha dan lutut, gunakan kedua tangan untuk mendorong tubuh bangun.
- · Lakukan olahraga yang diperbolehkan, seperti senam hamil di kelas pranatal, yoga, berenang, dan relaksasi, atau berjongkok dengan punggung bersandar ke dinding.
- · Gunakan kursi yang dapat menopang tulang belakang dengan bantalan punggung.
- · Jika posisi berdiri lama tidak dapat dihindari, memindahkan berat tubuh secara bergantian dari satu kaki ke kaki lainnya, dengan hak alas kaki rendah untuk mengurangi tegangan di punggung bawah.
- · Masase di area bokong dapat membantu mengurangi nyeri.
- · Jika nyeri tidak hilang dengan istirahat, atau dengan tindakan-tindakan di atas, atau tidak dipengaruhi perubahan gerakan atau posisi, segera kunjungi dokter untuk mengetahui apakah anda menderita suatu penyakit, seperti penyakit saluran cerna, jantung dan pembuluh darah, atau gangguan saraf.
- · Asupan kalsium dan magnesium dalam jumlah yang cukup dapat meredakan kram atau ketegangan otot.
yuppzz...untuk para ibu hamil,,boleh diterapkan...tau para suami juga bisa kasih perhatian sama istrinya...serta dengan para cabid2 di seluruh institusi boleh,,,di jadikan rujukan pembelajaran
thankksss


Tidak ada komentar:
Posting Komentar